Pakai Listrik Panas Bumi, Impor BBM Bisa Berkurang Drastis

Pakai Listrik Panas Bumi, Impor BBM Bisa Berkurang Drastis

Rista Rama Dhany - detikFinance
Senin, 06 Jul 2015 12:03 WIB
Pakai Listrik Panas Bumi, Impor BBM Bisa Berkurang Drastis
PLTP Kamojang Unit 5 Kapasitas 1x35 MW
Jakarta -

Ketergantungan Indonesia terhadap bahan bakar fosil saat ini sangat besar. Indonesia tercatat sebagai salah satu pengimpor Bahan Bakar Minyak (BBM) terbesar kedua di dunia. Bila memanfaatkan energi panas bumi untuk listrik, impor BBM tersebut bakal berkurang drastis.

Berdasarkan data Kementerian ESDM yang dikutip detikFinance, Senin (6/7/2015), saat ini energi panas bumi yang dimanfaatkan untuk listrik masih sekitar 1.341 megawatt (MW), atau baru 5% dari potensi yang dimiliki 28.000 MW. Tapi, walau listrik panas bumi baru dimanfaatkan 1.341 MW, impor BBM bisa berkurang 53.333 barel per hari.

Bahkan PT Pertamina (Persero) dalam 5 tahun ke depan menargetkan tambahan beberapa proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP), yakni:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • PLTP Kamojang 5 (1x35 MW) dan Karaha (1x30 MW) di Jawa Barat,
  • Ulubelu 3 & 4 (2x55 MW) di Lampung,
  • Lumut Balai 1 dan 2 (2x55 MW) di Sumatera Selatan,
  • Lahendong 5 dan 6 (2x20 MW) dan pembangkit skala kecil Lahendong 2x5 MW di Sulawesi Utara,
  • Sibayak 1x5 MW di Sumatera Utara,
  • Hululais 1 dan 2 (2x55 MW) di Bengkulu,
  • Sungai Penuh 1 (1x55 MW) di Jambi.

Keseluruhan proyek tersebut memiliki total kapasitas pembangkitan 505 MW dan investasi sekitar US$ 2,5 miliar.

"Proyek-proyek tersebut akan mulai beroperasi komersial secara bertahap mulai 2015 hingga 2019. Dengan tuntasnya proyek-proyek tersebut, Pertamina akan memiliki kapasitas PLTP total sebesar 907 MW pada tahun 2019, yang dapat menghemat penggunaan BBM sekitar 43.000 barel setara minyak per hari," kata Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Dwi Soetjipto, kemarin.

Pemerintah memiliki target ambisius, pada 2025 ditargetkan pemanfaatan panas bumi mencapai 23% dari sekarang yang hanya 5%. Lalu penggunaan BBM untuk listrik di 2025 hanya 25%.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads