Selain itu, turunnya harga minyak juga didorong oleh rencana pertemuan Iran dan para produsen energi dunia untuk membahas soal nuklir. Bila kebijakan nuklir ini terlaksana, maka suplai minyak bakal makin banyak. Karena nuklir ini menggantikan kebutuhan minyak.
"Dengan banyaknya elemen yang membuat harga minyak turun, satu-satunya pendorong adalah kenaikan peermintaan bensin saat ini yang sifatnya musiman, kata Analis, John Kilduff, dilansir dari Reuters, Selasa (7/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara minyak jenis Brent turun 6,3% atau US$ 3,78 per barel menjadi US$ 56,54 per barel.
(dnl/dnl)











































