Tertibkan Orang Kaya yang Akali Subsidi Listrik, Negara Bisa Hemat Rp 30 T

Tertibkan Orang Kaya yang Akali Subsidi Listrik, Negara Bisa Hemat Rp 30 T

Zulfi Suhendra - detikFinance
Rabu, 15 Jul 2015 16:41 WIB
Tertibkan Orang Kaya yang Akali Subsidi Listrik, Negara Bisa Hemat Rp 30 T
Jakarta - PT PLN (Persero) segera menertibkan pelanggan-pelanggan kaya yang curang demi mendapatkan subsidi listrik. Jika berhasil menata dan menertibkan pelanggan tersebut, negara bisa menghemat subsidi Rp 20-30 triliun/tahun.

Direktur Utama PLN, Sofyan Basir mengatakan, saat ini pelanggan PLN yang mendapat listrik bersubsidi mencapai 44,5 juta. Padahal jumlah orang miskin hanya 15 juta orang saja.

Pelanggan kaya ini bisa mengakali subsidi listrik, dengan menggunakan meteran 450 volt ampere (VA) atau 900 VA. Karena pelanggan listrik berdaya itulah yang mendapat subsidi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Banyak modus, pelanggan kaya menggunakan lebih dari 2 meteran berdaya 450/900 VA di rumahnya.

"Kalau hitungan kami 40 juta, itu adalah meteran yang terlacak. Ada satu rumah pakai 4-5 meteran. Ada juga apartemen atau kos-kosan yang pakai 900 VA tiga meteran," tutur Sofyan di kantor Pusat PLN, Jakarta, Rabu (15/7/2015).

Sofyan menyebut, butuh waktu yang tidak cepat untuk menginventarisasi banyaknya rumah tangga yang benar-benar dikategorikan sebagai orang yang miskin, dan berhak mendapatkan subsidi.

Di tempat yang sama, Direktur Niaga PLN, Nicken Widyawati mengatakan, bila tata kelola listrik subsidi ini dibereskan, dan subsidi listrik benar-benar dinikmati orang yang berhak, maka akan ada penghematan yang didapatkan.

"Yang menjadi konsen kita adalah subsidi yang tak tepat sasaran. Dari data kami di lapangan itu akan kami sisir di seluruh Indonesia, bukan hanya di Jakarta. Bila dilakukan, kita hemat Rp 20 triliun hingga Rp 30 triliun per tahun," jelasnya.

(zul/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads