Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said ikut serta dalam pertemuan dengan pengusaha asal Inggris. Salah satu pembicaraan khusus berlangsung dengan British Petroleum (BP) Regional President Asia Pacific, Christina Verchere.
Sudirman menuturkan, pembicaraan hanya berlangsung secara umum dengan beberapa tema. Di antaranya terkait dengan proyek Tangguh di Papua. Disebutkan bahwa sejauh ini tidak ada permasalahan.
"Fokus BP kan sekarang ada dua. Satu menjalankan yang train satu dan train dua, nggak ada masalahβ," ungkap Sudirman, di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (28/7/2015)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu juga dibahas terkait dengan penerapan Letter of Credit (L/C) yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 04/M-DAG/PER/1/2015 untuk ekspor barang tertentu.
"Ada beberapa isu soal L/C. Tapi tidak masalah. Sejauh ini dikelola dengan baik dan kerjasama Kementerian ESDM dan Perdagangan sangat dekat. Sehingga kalau ada apa-apa bisa dijelaskan," tukasnya.
(mkl/dnl)











































