Produksi Blok Cepu Sudah Normal Pasca Pekerja Mengamuk

Produksi Blok Cepu Sudah Normal Pasca Pekerja Mengamuk

Maikel Jefriando - detikFinance
Minggu, 02 Agu 2015 18:09 WIB
Produksi Blok Cepu Sudah Normal Pasca Pekerja Mengamuk
Banggai - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menegaskan mulai siang tadi proses produksi minyak di lapangan Banyu Urip Blok Cepu, Jawa Timur mulai normal. Proses produksi Blok Cepu sempat terhenti karena insiden kerusuhan pekerja kemarin (1/8/2015)

"Sekarang sudah hidup lagi.β€Ž Early oil expansion/EOE saja β€Žproduksi jam 13.10 WIB. Terus Well Pad B akan dihidupkan. Sudah ke normal lah," kata Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Amien Sunaryadi di sela-sela acara peresmian LNG Donggi Senoro, di Banggai, Sulawesi Tengah, Minggu (2/8/2015)

Sementara itu, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan sedang mempelajari penyebab masalah kerusuhan tersebut. Ia berharap masalah ini bisa segera diperbaiki.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya kira memang belum sosialisasi dan penjelasannya. Itu kan ada perubahan policy untuk mendisiplinkan pekerja proyek sama persiapan untuk menertibkan akses. Jadi mudah-mudahan bisa dievaluasi dan evaluasinya akan dilakukan perbaikan untuk pembelajaran," katanya.

Kemarin (1/8/2015) para pekerja di lokasi proyek Engineering Procumeent and Construtions, EPC-1, tepatnya di lokasi pengeboran minyak Banyu Urip, mengamuk.

Pekerja yang bekerja di perusahaan yang dikelola Mobil Cepu Limite dikabarkan melakukan pengrusakan beberapa ruang perkantoran dan mobil operasional.

Insiden pekerja mengamuk terjadi di area kerja EPC 1 proyek Banyu Urip, blok Cepu. Pekerja yang mengamuk adalah pekerja subkontraktor dari Tripatra-Samsung selaku kontraktor di proyek EPC 1.

Dampaknya sebagian produksi minyak di blok itu dihentikan, dan ada kehilangan produksi 50.000-55.000 barel hari.

(mkl/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads