Menteri ESDM Sudirman Said menyebutkan, langkah percepatan yang disiapkan dalam proyek ini menyangkut ragam yang antara lain penyediaan lahan, negosiasi harga, pengurusan izin, kinerja developer dan kontraktor, serta koordinasi lintas sektoral.
"Satu per satu solusi kan kita temukan. Misalnya dalam soal percepatan penunjukkan, kami sudah punya Permen (Peraturan Menteri) yang memungkinkan PLN itu menunjuk langsung pembangun pembangkit tenaga listrik yg punya kapasitas untuk ekspansi," ucap Sudirman, usai diskusi 'Pembangunan Pembangkit 35.000 Megawatt: Menguak Mimpi Menjadi Realita' di Gedung Aula Barat ITB, Jalan Ganeca, Kota Bandung, Senin (3/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk urusan finansial, Sudirman tidak punya kekhawatiran, karena minat investor swasta sangat besar. "Tapi memang kita belum menyeleksi. Kriterianya adalah para developer yang bersedia juga membangun kapasitas nasional, baik dari segi SDM maupun teknologi," tutur Sudirman.
Selain itu, proyek pembangkit listrik 35.000 MW ini bisa cepat berjalan dengan memperkuat koordinasi lintas sektoral. Maka solusinya dibentuklah Tim Nasional Lintas Kementerian.
"Kalau kita makin sering koordinasi dengan antar kementerian, saya kira semua masalah ini bisa kita atasi," ujar Sudirman.
(bbn/dnl)











































