"Konsumsi energi industri kita ini paling besar, 42% kebutuhan energi nasional diserap dari industri. Kalau industri kita mau tumbuh terus dan bisa bersaing dengan negara lain, kan harus kita barengi dengan biaya yang lebih kompetitif," kata Saleh ditemui usai rapat Dewan Energi Nasional, di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (10/8/2015).
Saleh mengatakan, agar industri nasional bisa tumbuh dan produknya bisa bersaing dengan negara lain, ia berharap harga gas ke industri lebih kompetitif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menargetkan pada kuartal III-2015, pertumbuhan industri bisa mencapai 6,6% atau lebih tinggi dari pertumbuhan industri kuartal sebelumnya sekitar 5,27%.
"Saat ini kita sudah punya satu semangat, di mana energi tidak lagi hanya komoditas, tapi jadi pendorong ekonomi kita," tutupnya.
(rrd/hen)











































