"Presiden Jokowi sudah ke Tiongkok beberapa waktu lalu dengan beberapa kementerian. Ada Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN). Sudah ada informasi untuk Huadian agar ikut serta dalam proyek listrik 35.000 MW," tutur Presdir Huadian Corporation, Li Qingkui, usai peresmian PLTU Teluk Bawang, Buleleng, Bali, Selasa (11/8/2015).
Qingkui menyatakan, bahwa pihaknya sangat tertarik untuk mengikuti tender-tender proyek yang termasuk dalam proyek listrik 35 ribu MW ini. Dia berharap Huadian bisa mendapatkan bagian dari program tersebut. "Pihak kami menyambut sangat positif, kami sudah melakukan studi terhadap program ini dan mudah-mudahan bisa ikut berinvestasi dalam proyek ini," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan pengalaman yang panjang di bidang pembangunan pembangkit tenaga listrik dan teknologi mutakhir yang dimilikinya, Qingkui optimis bisa mendapatkan bagian dari proyek listrik 35.000 MW. Apalagi rekam jejaknya sudah dikenal baik di Indonesia. "Kami yakin dengan proyek-proyek yang sudah ada di Indonesia dinilai positif, kami bisa mendapatkan proyek di masa mendatang di Indonesia," tutupnya.
(rrd/rrd)










































