Di Depan Pelajar, Dirjen ESDM Ini Ungkap Bahayanya Impor BBM

Di Depan Pelajar, Dirjen ESDM Ini Ungkap Bahayanya Impor BBM

Michael Agustinus - detikFinance
Jumat, 14 Agu 2015 17:24 WIB
Di Depan Pelajar, Dirjen ESDM Ini Ungkap Bahayanya Impor BBM
Jakarta - Sampai saat ini Indonesia masih ketergantungan impor BBM, dalam sehari kebutuhan BBM Indonesia defisit sekitar 600 ribu barel. Impor BBM terbesar dari Singapura. Kondisi ini membahayakan.

Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Rida Mulyana mengungkapkan, kondisi ketergantungan impor diperparah karena 96 persen konsumsi energi di Indonesia bersumber dari energi fosil, yaitu minyak, gas, dan batu bara.

"Kita saat ini sangat tergantung pada energi fosil, sumber energi yang pasti akan habis. Fosil yang kita maksud bisa minyak bumi, gas bumi, bisa batu bara," kata Rida, dalam diskusi Energius Day 2015, di Umar Ismail Hall Theatre, Jakarta, Jumat (14/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diskusi ini dihadiri oleh 432 pelajar dan mahasiswa dari berbagai sekolah menengah dan perguruan tinggi. Rida menambahkan, akibat ketergantungan impor energi ini, negara terancam.

"Sekarang kita sudah impor dari luar negeri. Makin hari impornya makin besar. Kemandirian kita sangat ditentukan orang luar. Ketergantungan pada impor sangat tinggi, masak kita mau diatur Singapura? Itu boleh dikatakan sebagai krisis," ujarnya.

Karena itu, Rida mengajak para pelajar yang hadir untuk menghemat energi, mulai dari hal-hal sederhana seperti mematikan lampu saat tidur. "Harapan kami adalah di adik-adik semua. Kenapa harus dihemat? Karena energi keberadaannya terbatas," tandasnya.

Selain itu, pihaknya mengajak para pelajar untuk mengembangkan energi terbarukan yang potensinya amat besar di Indonesia. Mulai dari energi matahari, angin, panas bumi, dan sebagainya.

"Alhamdulillah pada saat yang sama kita juga dianugerahi energi terbarukan. Misalnya sinar matahari, angin, kalau habis namanya kiamat. Di Indonesia sekarang sudah dimulai dikembangkan," pungkasnya.

(dnl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads