Pulau tersebut yakni Pulau Miangas dan Pulau Karatung yang berada di Kabupaten Talaud, Provinsi Sulawesi Utara.
"Pulau Miangas dan Pulau Karatung masing-masing akan mendapatkan tambahan pasokan listrik dari pembangkit diesel yang berkapasitas 2 x 100 ribu Watt, sehingga total akan ada tambahan pasokan listrik sebesar 400 ribu Watt di kedua pulau tersebut" ungkap General Manager PT PLN Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (Suluttenggo) Baringin Nababan, dalam keterangannya, Sabtu (15/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Baringin berharap, dengan adanya tambahan pasokan listrik bagi 2 pulau yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Philipina ini, nantinya dapat ikut mendorong perkembangan wilayah kepulauan ynag sendirinya akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, menurut Manajer PLN Area Tahuna, Heru Rianto, listrik di Pulau Miangas dan Pulau Karatung selain untuk melayani kebutuhan penerangan bagi masyarakat, juga digunakan untuk keperluan listrik di bandar udara yang sedang dibangun di Pulau Miangas serta pabrik Es untuk kebutuhan pengawetan ikan di Pulau Karatung.
"Tambahan listrik ini akan mendukung kebutuhan pasokan listrik di bandar udara yang ada di Pulau Miangas serta untuk kebutuhan pabrik es yang ada di Pulau Karatung" jelas Heru Rianto.
"Kendala yang sempat dihadapi dilapangan oleh petugas kami diantaranya adalah kondisi perairan di bagian utara pulau Sulawesi dalam 1 bulan terakhir yang sangat ekstrim, gelombang laut mencapai 2,5 hingga 5 meter, sehingga cukup merepotkan untuk memobilisasi mesin ke lokasi," kata Heru.
Ia menambahkan, bahkan di akhir Juli hingga awal Agustus ada larangan melaut yang dikeluarkan otoritas kelautan setempat. "Alhamdulillah, hari ini, Sabtu (15/8) semua mesin telah dilakukan uji operasi dan siap dioperasikan. Terima kasih juga kepada masyarakat yang turut serta membantu kami dilapangan" lanjut Heru Rianto.
Jumlah pelanggan PLN saat ini di pulau Karatung sebanyak 377 pelanggan dan di pulau Miangas sebanyak 324 pelanggan yang kesemuanya adalah pelanggan listrik pra bayar yang telah dilayani oleh pembangkit existing yang terdiri atas PLTD dan PLTS .
Menurut rencana peresmian penerangan 47 pulau terluar ini akan dilakukan oleh Menteri ESDM Sudirman Said bertempat di Pulau Saumelaki, Maluku Tenggara pada 22 Agustus mendatang.
(rrd/rrd)











































