Turunkan Harga Avtur, Pertamina akan Pangkas Keuntungan

Turunkan Harga Avtur, Pertamina akan Pangkas Keuntungan

Rista Rama Dhany - detikFinance
Rabu, 16 Sep 2015 13:01 WIB
Turunkan Harga Avtur, Pertamina akan Pangkas Keuntungan
Jakarta - Pemerintah mengkritik harga avtur PT Pertamina (Persero) yang terlalu mahal 20-22% dari harga internasional. Menyikapi kritikan tersebut, BUMN energi ini siap menurunkan harga avturnya salah satunya memangkas margin usahanya hanya 5%.

"Kasih kami waktu dan kesempatan untuk berusaha melakukan segala daya agar harga avtur bisa turun," kata Direktur Pemasaran Pertamina, Ahmad Bambang kepada detikFinance, Rabu (16/9/2015).

Bambang mengatakan, pihaknya akan melakukan efisiensi dari segala bidang, salah satunya dengan memangkas margin usaha penjualan avtur menjadi hanya 5%. Namun Bambang tak menjelaskan berapa margin yang didapat sebelumnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Efisiensi di segala bidang akan kami lakukan termasuk menurunkan margin usaha menjadi sekitar 5% saja," ucap Bambang.

Bambang mengakui, bisnis penjulan avtur Pertamina di bandara-bandara besar di Indonesia menguntungkan. Tapi, keuntungan tersebut digunakan untuk menutup kerugian penjualan di banyak bandara kecil hingga pelosok daerah.

Pertamina selaku BUMN harus hadir di daerah pelosok negeri walaupun itu bukan menguntungkan. Menurutnya, tak ada perusahaan swasta termasuk asing yang mau menjual avtur ke bandara kecil karena sudah pasti rugi.

"Karena itu kami mohon kepada pemerintah, kami siap menurunkan harga avtur termasuk dengan memangkas margin usaha. Tapi tolong kami diberikan solusi untuk pasokan avtur dibandara-bandara kecil," katanya.

Seperti diketahui, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengkritik harga avtur Pertamina yang terlalu mahal 20% dibandingkan harga internasional. Hal ini berdampak pada berkurangnya daya saing maskapai domestik. Bila harga avtur bisa lebih murah, maka akan mendorong harga tiket menjadi murah, dan masyarakat akan terbantu.

(rrd/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads