"Ya SPLU itu memang ide awalnya adalah untuk mendukung program nasional mobil listrik. Tapi memang pengembangan mobil listrik tidak secepat yang kita harapkan, karena banyak riset mendalam yang harus dilakukan," kata Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Jarman ditemui di Kantor Kementerian ESDM, usai menghadiri upacara Hari Pertambangan dan Energi ke-70, Senin (28/9/2015).
Jarman mengatakan, ia mengakui banyak SPLU yang dibangun salah satunya di kantor Kementerian ESDM, Kantor PLN Disjaya dan lainnya terbengkalai alias tidak digunakan. Namun menurutnya, hal tersebut sebagai sinyal bahwa pemerintah sangat siap mengembangkan infrastruktur mobil listrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi Jarman membantah bila SPLU yang sudah dibangun terbengkalai, pihaknya bersama PLN terus melakukan perawatan, agar SPLU tersebut bisa tetap digunakan.
"Nggak terbengkalai, masih tetap kita rawat," ucapnya.
(rrd/hen)











































