Menko Perekonomian, Darmin Nasution, tidak berani berspekulasi. Namun dia mengakui, sulit menurunkan harga bensin Premium dengan rupiah yang terus melemah.
"Ya kalau dibayar pemerintah ya bisa dilihat sebagai subsidi. Saya tidak mau gambling mengenai itu lah. Spekulasi, nanti saja kita lihat," kata Darmin, usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi dan sejumlah menteri, di kantor Presiden, Jakarta, Kamis (1/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada beberapa faktor lain yang sebetulnya memang bisa memengaruhi. Misalnya, adanya upaya untuk menaikkan penggunaan crude (minyak mentah) kita di dalam negeri. Jadi itu tentu membuat kita tidak perlu impor lebih banyak. Berkurang jadinya, karena ada satu langkah itu," kata Darmin.
(dnl/hen)











































