Bos Pertamina: Sampai Agustus Kami Untung Rp 12 Triliun

Bos Pertamina: Sampai Agustus Kami Untung Rp 12 Triliun

Maikel Jefriando - detikFinance
Senin, 05 Okt 2015 21:55 WIB
Bos Pertamina: Sampai Agustus Kami Untung Rp 12 Triliun
Jakarta - Pemerintah sedang mengkaji penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) sebagai salah satu paket kebijakan ekonomi jilid III. Bila harus diturunkan, PT Pertamina (Persero) secara umum tidak akan menderita kerugian besar.

"Yang perlu saya sampaikan, sampai dengan Agustus tahun ini, itu untung US$ 840 juta, dan kira-kita itu sekitar Rp 11-12 triliun. Jadi, secara keseluruhan Pertamina nggak rugi," kata Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto, ditemui di Istana Negara, Senin (5/10/2015).

Dwi mengatakan, Pertamina memang menderita kerugian dari bisnis penjualan bahan bakar minyak khususnya penugasan mendistribusikan premium dan solar ke seluruh pelosok daerah. Tapi, Pertamina punya banyak bisnis lain, mulai dari penjualan elpiji, gas bumi, dan pelumas serta banyak bisnis lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kan memang Pertamina memproduksi dan menjual banyak produk, jadi ada yang produk yang rugi dan untung itu biasa," kata Dwi.

Bila nantinya diputuskan harga BBM harus turun, Pertamina akan mengantisipasi bertambahnya kerugian penjualan BBM dengan banyak melakukan efisiensi.

"Kita berupaya melakukan efisiensi, jadi labanya nggak harus turun. Hasil efisiensi itu kita bisa gunakan untuk menurunkan harga, supaya bisa dinikmati masyarakat," tutup Dwi.

(rrd/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads