RI Banyak Impor Minyak dari Arab Saudi dan Singapura

RI Banyak Impor Minyak dari Arab Saudi dan Singapura

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Kamis, 15 Okt 2015 14:21 WIB
RI Banyak Impor Minyak dari Arab Saudi dan Singapura
Jakarta - Nilai impor Indonesia September 2015 sebesar US$ 11,51 miliar atau turun 7,16% dibandingkan Agustus 2015. Untuk impor migas, nilainya turun 9,29% menjadi US$ 1,91 miliar dibandingkan Agustus 2015.

Demikian juga bila dibandingkan September 2014, nilai impor migas di September 2015 turun 47,63%.

Arab Saudi dan Singapura tercatat menjadi negara asal migas impor terbesar Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Impor migas turun. Itu minyak kebanyakan dari Singapura dan Arab Saudi. Turunnya lebih karena perubahan harga BBM di seluruh dunia. Paling besar impor dari Arab Saudi," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Sasmita Hadi Wibowo, saat ditemui di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Kamis (15/10/2015).

Dia menyebutkan, penurunan impor migas dipicu oleh menurunnya nilai impor hasil minyak US$ 187,4 juta atau turun 14,55%, dan gas US$ 75,5 juta atau 41,14% di September 2015.

Sebaliknya nilai impor minyak mentah naik 10,54% menjadi US$ 67,1 juta.

Selama tiga belas bulan terakhir, nilai impor migas tertinggi tercatat pada September 2014 dengan nilai mencapai US$ 3.651,6 juta dan terendah terjadi di Februari 2015 yaitu US$ 1.719,6 juta.

Klik di sini untuk lihat data impor migas di September 2015.


(drk/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads