Sudirman Said: Penataan Sektor ESDM Dampaknya Nggak Sekarang

Sudirman Said: Penataan Sektor ESDM Dampaknya Nggak Sekarang

Muhammad Idris - detikFinance
Senin, 19 Okt 2015 14:52 WIB
Sudirman Said: Penataan Sektor ESDM Dampaknya Nggak Sekarang
Jakarta - Hampir setahun menjadi Menteri ESDM, Sudirman Said mengungkapkan telah banyak hal yang telah diperbaiki. Namun, langkah-langkah perbaikan tersebut dampaknya baru dapat dirasakan dalam jangka panjang, bukan saat ini.

"Kita sudah melakukan banyak hal, meski kita belum setahun," kata Sudirman Said, ditemui di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (19/10/2015).

Sudirman mengatakan, pembenahan yang dilakukan antara lain seperti membubarkan Pertamina Energy Trading (Petral), kemudian mendorong program listrik 35.000 megawatt (MW) dalam lima tahun, dan mengoperasikan kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama di Tuban, Jatim.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menata sektor banyak hal supaya praktik-praktik kotor yang dilakukan di masa lalu bisa dihilangkan. Kemudian TPPI bertahun-tahun lamanya tidak beroperasi kita sudah selesaikan. Jadi banyak sekali aspek-aspek fundamental yang sudah kita selesaikan," ujarnya.

Namun kata Sudirman, pembenahan-pembenahan yang telah dilakukan tersebut, baru terasa dampaknya dalam jangka panjang atau beberapa tahun lagi. Ia juga mengatakan, masih punya pekerjaan rumah yang belum beres yakni mensukseskan program konversi BBM ke bahan bakar gas (BBG).

"Saya sangat yakin apa yang kita selesaikan sekarang akan berdampak pada ekonomi kita secara jangka panjang. Petral dibereskan, subsidi dibereskan, TPPI dibereskan, listrik beres, memang dampaknya nggak sekarang, tapi dalam jangka panjang itu besar sekali pengaruhnya," tutup Sudirman.

(rrd/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads