Dalam pertemuan dengan Presiden AS Barack Obama di Gedung Putih Washington, Presiden Jokowi menjelaskan berbagai langkah reformasi struktural, termasuk di dalamnya pengelolaan subsidi bahan bakar minyak (BBM) dan pembangunan energi bersih.
Berdasarkan siaran pers Kementerian ESDM, Selasa (27/10/2015), Obama memberikan apresiasi dan pujian kepada Indonesia, yang telah berani menempuh jalan sulit untuk melakukan reformasi struktural dalam pengelolaan ekonomi.
"Langkah Presiden Jokowi yang berani menyelelesaikan beban subsidi BBM, merupakan tindakan yang tidak semua negara berani melakukannya, tetapi saya yakin akan memperkuat daya saing ekonomi dan industri karena akan membangun kesadaran efisiensi di berbagai bidang, terutama dalam penggunaan energi", ungkap Presiden Obama, di Washington DC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Amerika Serikat ingin menjadi mitra yang kuat dalam meningkatkan peran energi bersih. Ini sejalan dengan komitmen Indonesia untuk menjadi salah satu pemimpin global dalam pengelolaan perubahan iklim," lanjutnya.
"Kami akan menyiapkan berbagai dukungan, baik berupa bantuan teknis, akses pada teknologi maupun bantuan dana dalam mendorong pembangunan energi bersih," tutup Obama.
(rrd/hen)











































