Seperti diketahui, pemerintah mewajibkan tahun depan mandatori biodiesel mencapai 20%. Artinya setiap solar yang dijual baik ke industri maupun untuk pembangkit listrik hingga kendaraan bermotor, minimal harus mengandung 20% bahan bakar nabati (BBN).
"Ekspor produk sawit tahun depan diperkirakan sekitar 23 hingga 24 juta ton. Angka ini lebih rendah dari tahun ini yang mencapai 25,7 juta ton," ujar Fadhil Hasan, Direktur Eksekutif GAPKI di acara Indonesia Palm Oil Conference (IPOC) 2015 di Nusa Dua, Bali, Jumat (27/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan mandatori, maka permintaan domestik bisa tumbuh menjadi 3 juta ton sebagai faktor pendorong harga. Sedangkan konsumsi biodiesel Indonesia tahun ini sekitar 1,5 juta ton," kata Fadhil.
GAPKI sendiri memperkirakan total produksi CPO adalah 35 juta ton, merujuk pada data USDA (United States Department of Agriculture). Untuk tahun ini, produksi sendiri diperkirakan berada di angka 33 juta ton.
(rni/rrd)











































