Direktur Utama PLN, Sofyan Basir mengatakan, PLN menyewa kapal PLTG Apung tersebut dari perusahaan luar negeri. Kerja sama sewa kapal listrik ini ditangani langsung PLN atau bukan lewat perantara.
"Perusahaan di luar, langsung kami, tidak pakai perwakilan. Perusahaan Turki, lupa namanya. Kebetulan mereka punya stok jadi kita sewa, bayangkan kapal pembangkit kan harus dibikin," kata Sofyan ditemui di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (3/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sewanyaa nggak sampai Rp 1.000/kWh, berapa persisnya saya nggak tahu, tapi yang pasti di bawah diesel. Lupa saya detailnya," ujar Sofyan.
(rrd/hen)











































