Berdasarkan situs Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, yang dikutip Sabtu (5/12/2015), penurunan ini sejalan dengan perkembangan harga minyak mentah utama di pasar internasional.
Turunnya harga minyak di pasar internasional diakibatkan oleh beberapa faktor yaitu berdasarkan publikasi International Energy Agency (IEA), stok minyak mentah komersial negara-negara OECD meningkat 13,8 juta barel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Faktor lainnya, berdasarkan publikasi IEA, aktifitas kilang dunia menurun sebesar 1,2 juta barel per hari menjadi 78,2 juta barel per hari dan peningkatan stok Crude, Gasoline dan Distillates di Amerika Serikat di November 2015 dibandingkan Oktober 2015 sebagai berikut:
- Stok Crude Oil naik sebesar 5,4 juta barel dari 482,8 juta barel menjadi 488,2 juta barel.
- Stok Gasoline naik sebesar 1,4 juta barel dari 215,3 juta barel menjadi 216,7 juta barel.
- Stok Distillates naik sebesar 0,6 juta barel dari 140,8 juta barel menjadi 141,4 juta barel.
Selengkapnya perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional pada bulan November 2015 dibandingkan bulan Oktober 2015 sebagai berikut :
- WTI (Nymex) turun sebesar US$ 3,37 per barel dari US$ 46,29 per barel menjadi US$42,92 per barel.
- Brent (ICE) turun sebesar US$ 3,36 per barel dari US$ 49,29 per barel menjadi US$ 45.93 per barel.
- Basket OPEC turun sebesar US$ 4,40 per barel dari 45,09 per barel menjadi US$ 40,62 per barel.
(rrd/rrd)











































