Dalam sambutannya, Rini meminta Pertamina mulai serius menggarap sektor hilir Migas di luar negeri, khususnya di kawasan ASEAN.
"Dengan program memperbaiki SPBU dengan kata-kata pasti prima, ini tuntutannya harus mampu berkompetisi bukan hanya di Indonesia. Suatu hari pasti SPBU Pasti Prima bisa saya lihat di Vietnam, Thailand, dan yang katanya sudah pasti di Myanmar. Targetnya sebelum 2018, saya bisa lihat SPBU Pasti Prima di Myanmar," kata Rini, Jumat (11/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya yakin dengan komitmen dan direksi Pertamina, termasuk untuk bersinergi dengan seluruh BUMN, kita akan semakin jaya tak hanya sebagai grup BUMN, tapi juga angsa Indonesia," tutupnya.
(rrd/rrd)











































