Ada Program Pakai Elpiji, Pertamina Hemat Impor Avtur Hingga 50%

Ada Program Pakai Elpiji, Pertamina Hemat Impor Avtur Hingga 50%

Dana Aditiasari - detikFinance
Selasa, 15 Des 2015 12:55 WIB
Ada Program Pakai Elpiji, Pertamina Hemat Impor Avtur Hingga 50%
Jakarta - Pemerintah berhasil mengganti sumber energi rumah tangga dari yang semula memasak menggunakan minyak tanah alias kerosene pindah ke elpiji. Di masa kini, langkah tersebut ternyata berhasil mengurangi ketergantungan impor bahan bakar pesawat atau avtur sangat signifikan.

Direktur Pengolahan PT Pertamina (Persero), Rachmad Hardadi mengatakan, minyak tanah yang tak lagi digunakan masyarakat saat ini, diolah lebih lanjut oleh Pertamina menjadi avtur.

"Konversi kerosene ke elpiji sekarang mulai dirasakan dampaknya. Kerosene yang dimasyarakat lebih dikenal dengan minyak tanah itu, saat ini kami olah lagi menjadi Avtur," ujar Hardadi, dalam diskusi di Acara Pertamina Refining Day 2015, di Kantor Pusat Pertamina, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Selasa (15/12/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hardadi menungkapkan, langkah tersebut berdampak dengan berkurangnya impor avtur hingga 50%.

"Jadi dengan pengolahan kerosene ini, praktis 50% impor avtur tidak diperlukan lagi," jelas dia.
β€Ž
Menurut data dari Pertamina, konsumsi minyak tanah sebelum dilakukan konversi mencapai kisaran 12 juta Kilo Liter (KL) setiap tahun. Ketika itu, besaran subsidi mencapai sekitar Rp 25 triliun.β€Ž

Angka ini cenderung meningkat sesuai dengan basis asumsi harga minyak mentah dunia maupun volume. Menurut catatan Pertamina, biaya produksi minyak tanah tanpa subsidi adalah sekitar Rp 6.700/liter, namun dijual dengan harga Rp 2.500/liter setelah subsidi ke masyarakat.

Saat ini, setelah ada program konversi minyak tanah ke elpiji, konsumsi minyak tanah turun drastis, sekarang konsumsinya masih sekitar 10%. Dari jumlah tersebut dikonsumsi oleh golongan keluarga sangat miskin, 10% golongan miskin, 50% golongan menengah dan 20% golongan mampu.β€Ž

(dna/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads