"Ada dua pilihan sebenarnya. Kita belum memustukan apakah Inalum yang akan menjadi induk usaha. Opsi lain yang juga bisa adalah new company (perusahaan baru). Kita butuh kajian yang fair dilihat dari berbagai macam aspek," kata Deputi Bidang Konstruksi dan Pengembangan Usaha BUMN, Aloysius K. Ro, dalam diskusi di Jakarta, Kamis (17/12/2015).
Saat ini kata dia, pemerintah sudah pegang 9,36% saham Freeport. Alangkah baiknya jika pemerintah melalui BUMN bisa menyerap juga 10,64% saham yang dilepas Freeport tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, Kementerian BUMN masih menunggu lampu hijau dari Kementerian ESDM. Kalau sudah diberi izin, maka tinggal maju.
"Jadi sebenarnya bahwa kalau kita mau mengambil, sebenarnya satu syarat mutlak adalah kita melakukan kajian secara independen. Tetapi bahwa berapa yang dinegosiasikan dan disepakati oleh pemerintah, itu sebenarnya bukan kita tapi ESDM dan Freeport," katanya.
(ang/wdl)











































