Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas), Amien Sunaryadi mengungkapkan, kegiatan eksplorasi dan eksploitasi tak lagi ekonomis dengan harga minyak yang saat ini berada di level US$ 37,3 per barel. Sejumlah K3S bahkan sudah menyatakan tak sanggup meneruskan kegiatan di hulu sesuai rencana awal.
“Keran harga minyak sudah sangat rendah, investasi di hulu migas turun. Maka di hulu migas sekarang lebih memilih well service (perawatan sumur) dan pengeboran pengembangan untuk menjaga produksi,” kata Amien di kantornya, Wisma Mulia, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (5/12/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Hampir seluruh perusahaan hulu migas mengalami penurunan investasi dan diikuti pengurangan biaya. Secara global pun terjadi penurunan belanja eksplorasi dan produksi sebesar 20,3% dari 2014-2015,” terang Amien.
(ang/ang)











































