Berdasarkan pantauan detikFinance, Kamis (7/1/2016), mulai dari Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri ESDM Sudirman Said, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan direksi Pertamina serta PLN, sudah masuk ke ruang rapat di kantor Wapres.
"Pembahasan hari ini terkait soal yang diributkan PLN sama Pertamina, soal harga uap panas bumi ke PLTP Kamojang. Saya sudah siapkan bahannya dan ini mau dibahas di rapat," kata Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian ESDM, Rida Mulyana, ditemui di kantor Wapres.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertamina meminta harga 6,2 sen per kilo Watt hour (kWh) seperti kesepakatan interim, namun harga tersebut dianggap PLN terlalu mahal, karena rata-rata dari harga uap di beberapa PLTP yang dikelola PLN, harganya hanya 4 sen per kWh.
(rrd/drk)











































