Penjualan Listrik PLN Tumbuh 7,54% karena Industri Skala Besar

Penjualan Listrik PLN Tumbuh 7,54% karena Industri Skala Besar

Dina Rayanti - detikFinance
Kamis, 18 Feb 2016 12:40 WIB
Penjualan Listrik PLN Tumbuh 7,54% karena Industri Skala Besar
Foto: Dina Rayanti-detikFinance
Jakarta - Pertumbuhan penjualan listrik PLN pada Januari 2016 naik 7,54% dibanding dengan bulan yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini relatif tinggi, apalagi jika dibandingkan dengan sepanjang 2015 di mana angka pertumbuhan penjualan tak pernah melampaui 3,7%.

"Pada 2014 Desember ke Januari, dan Desember ke Januari 2015 sama selalu turun, kecuali 2016 ini di mana Desember ke Januari malah naik," ujar Kepala Divisi Niaga PLN, Benny Marbun, di kantor pusat PLN, Jakarta, Kamis (18/2/2016)

Benny mengatakan, biasanya data penjualan listrik di Januari turun. Namun ternyata data menunjukkan penjualan di Januari tahun ini justru naik.ย 

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada yang tanya beneran nggak datanya karena biasanya Januari selalu turun. Alhamdulilah, ini berbeda dan yang jelas dari data ini dengan penjualan Januari 2016 17,57 TWh dibanding Januari 2015 16,34 TWh pertumbuhan 7,54% di mana angka ini sesuatu yang dari sisi data di luar kebiasaan," tutur Benny.

Benny mengatakan, peningkatan penjualan listrik ini disebabkan adanya peningkatan pemakaian listrik dari golongan I4, yaitu industri skala besar.

"Nah, kita sangat tertolong pada Januari jadi tidak aneh karena kenaikan dari I4 yang biasanya dia turun ini dia naik. I4 selama ini dia sepanjang 2015 sampai semester 1, lewat itu dia turun terus, mulai Agustus dia naik dan naik konsisten sampai Januari, ini yang sebabkan kenaikan anomali pada Januari," lanjut Benny.

Industri skala besar iniย  meliputi semen, kimia, dan sebagian dari logam.

"Terutama naik adalah semen, kimia, dan sebagian logam, walau ada baja yang belum pulih. Industri di atas sudah mulai pulih dari data pelanggan per pelanggan, semen mulai pulih semester II. Industri konstruksi sudah mulai bergerak juga karena semen dan konstruksi ini indikator karena dia yang gerakkan perekonomian," kata Benny. (hns/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads