Investasi-investasi untuk pembangunan infrastruktur energi juga bisa lebih cepat karena bisa memperoleh pinjaman yang lebih besar berkat peningkatan nilai aset.
"Itu bagus, kan holdingisasi itu bukan target akhir, tapi cara menuju sesuatu, yaitu sinergi. Salah satunya penguatan aset, keuangannya meningkat, sehingga kemudian performa lebih baik dan bisa berinvestasi lebih cepat," ujar Dwi saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (22/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari sisi pemegang saham pasti lebih bagus, nilai aset lebih baik. Dari masyarakat, mestinya lebih efisien, harga gas lebih murah. Kemudian buat karyawan, tentu kesejahteraannya naik karena performa perusahaan lebih baik," paparnya.
Pertamina masih menunggu keputusan dari pemerintah terkait mekanisme pembentukan Holding BUMN Energi ini. "Kita tunggu keputusan pemerintah," tutupnya. (hns/hns)











































