Dirut PLN: Eropa dan AS Pakai Nuklir dari 50 Tahun Lalu, Industrinya Berjaya

Michael Agustinus - detikFinance
Senin, 30 Mei 2016 16:45 WIB
Foto: Dhani Irawan/detikcom
Jakarta - Pemakaian energi nuklir di Indonesia masih menuai kontroversi. Padahal, energi nuklir sudah terbukti memberikan hasil yang maksimal.

Direktur Utama PT PLN (Persero), Sofyan basir, memberi contoh negara-negara di Eropa dan Amerika yang sudah menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) sejak puluhan tahun lalu.

Hasilnya, industri di negara setempat bisa maju dan berkembang pesat. Sebab biaya operasional bisa ditekan sampai murah sekali.

"Wajib dong (energi nuklir dikembangkan), semua orang di luar (negeri) sudah. Nuklir itu hidup di Eropa dan Amerika dari 50-60 tahun lalu. Mereka berjaya industrinya karena energinya sangat murah lewat teknologi nuklir," kata Sofyan ditemui di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (30/5/2016).

Menurutnya, Indonesia harus segera mulai mengembangkan nuklir agar tak tertinggal dari negara-negara lain. Saat ini, kata Sofyan, ada sekitar 23 investor yang menawarkan pembangunan PLTN ke PLN.

"Banyak (calon investornya), sudah 23. Dari Amerika ada, China ada, Rusia ada. Prancis rajanya nuklir juga. Hampir semua negara menawarkan," pungkasnya. (ang/dnl)