Menteri ESDM dan Direksi PLN Rapat di Hari Libur, Ini yang Dibahas

Menteri ESDM dan Direksi PLN Rapat di Hari Libur, Ini yang Dibahas

Michael Agustinus - detikFinance
Sabtu, 06 Agu 2016 13:28 WIB
Menteri ESDM dan Direksi PLN Rapat di Hari Libur, Ini yang Dibahas
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Pada Sabtu pukul 09.00 WIB tadi, Menteri ESDM Arcandra Tahar datang ke Kantor Pusat PLN, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan. Kedatangan Arcandra disambut langsung oleh para direksi PLN.

Setelah berkeliling kantor PLN dan berbincang sedikit dengan Direktur Utama PLN Sofyan Basir selama kurang lebih 10 menit, Arcandra rapat dengan direksi PLN.

Rapat tersebut diadakan karena Arcandra ingin mempelajari masalah-masalah di sektor ketenagalistrikan, terutama program 35.000 MW. Rapat juga membahas masalah kebutuhan energi primer dan energi baru terbarukan untuk kelistrikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rapatnya membahas mengenai masalah-masalah kelistrikan, soal proyek 35.000 MW, energi baru terbarukan, dan energi primer. Pak Menteri mau mendengar saja dari PLN," kata Manajer Senior Public Relations PLN, Agung Murdifi, kepada detikFinance, Sabtu (6/8/2016).

Arcandra yang baru dilantik menjadi Menteri ESDM menggantikan Sudirman Said pada 27 Juli 2016 lalu telah memberikan arahan khusus pada jajarannya terkait program pembangunan pembangkit listrik 35.000 MW. Arcandra meminta proyek 35.000 MW benar-benar dikawal.

"Pak Menteri sudah bilang, kita harus kawal proyek 35.000 MW," kata Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jarman.

Jarman menambahkan, Arcandra juga telah menegaskan bahwa proyek 35.000 MW harus benar-benar terealisasi pada 2019. Semua pihak harus bekerja keras menyelesaikan semua masalah yang menghambat proyek 35.000 MW.

Sebab, proyek 35.000 MW adalah kebutuhan. Jika tak terealisasi dengan baik, Indonesia terancam krisis listrik di 2019.

"35.000 MW itu kebutuhan, harus jadi. Presiden juga sudah mengumumkan bahwa 35.000 MW harus jadi, itu kita pegang," tutupnya.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads