Konversi BBM ke Gas Minim Anggaran, Pembangunan SPBG Mandek

Konversi BBM ke Gas Minim Anggaran, Pembangunan SPBG Mandek

Muhammad Idris - detikFinance
Senin, 03 Okt 2016 18:50 WIB
Konversi BBM ke Gas Minim Anggaran, Pembangunan SPBG Mandek
Foto: Ardan Adhi Chandra
Jakarta - Pada 2017 mendatang, Kementerian ESDM hanya akan membangun 1 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG). Penyebabnya ialah anggaran untuk program konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG) yang kurang memadai.

"Tahun depan hanya dapat anggaran untuk pembangunan 1 SPBG. Konversi BBM ke BBG jadi agak terhambat lagi," ungkap Dirjen Migas Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja, saat dihubungi detikFinance di Jakarta, Senin (3/10/2016).

Awalnya Kementerian ESDM berencana membangun 50 SPBG untuk mengebut konversi BBM ke gas di 2017. Program ini bertujuan menekan ketergantungan pada impor BBM. Tapi akhirnya hanya 1 SPBG yang akan dibangun karena keterbatasan APBN.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Padahal di awal banget kita mengusulkan 50 SPBG, turun terus, akhirnya tinggal 1 karena keterbatasan anggaran," tutur Wirat.

Adapun untuk tahun ini hanya 3 SPBG yang dibangun oleh ESDM dari rencana awalnya 25 SPBG. Ini merupakan dampak pemangkasan anggaran di APBN-P 2016.

Ketiga SPBG itu, kata Wirat, perkembangannya sudah 54% dan bisa dirampungkan akhir tahun ini. "Tahun ini kita bangun di Bekasi, Prabumulih, dan Balikpapan. Tadinya kita anggarkan 25 SPBG. Realisasinya kira-kira sudah 54% pembangunannya, sebentar lagi selesai," pungkasnya.

Sebagai informasi, anggaran Kementerian ESDM dalam APBN-P 2016 dipangkas Rp 604 miliar dari sebelumnya Rp 8,345 triliun di APBN 2016 menjadi Rp 7,741 triliun. Salah satu anggaran yang terkena pemotongan besar-besaran adalah program pembangunan SPBG.

Satu-satunya infrastruktur migas yang anggarannya tidak dikorting adalah jaringan gas (jargas) kota untuk rumah tangga. Pembangunan jargas dipilih menjadi prioritas karena paling siap untuk dijalankan.

Pembangunan infrastruktur lain, misalnya SPBG, masih banyak terkendala masalah lahan dan perizinan. Kalaupun dipertahankan anggarannya, sulit untuk direalisasikan. (ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads