Ini Daftar Proyek 35.000 MW untuk Tambah Pasokan Listrik di Jakarta-Banten

Ini Daftar Proyek 35.000 MW untuk Tambah Pasokan Listrik di Jakarta-Banten

Michael Agustinus - detikFinance
Sabtu, 15 Okt 2016 13:05 WIB
Ini Daftar Proyek 35.000 MW untuk Tambah Pasokan Listrik di Jakarta-Banten
Foto: Michael Agustinus-detikFinance
Jakarta - Beberapa proyek pembangkit listrik yang merupakan bagian dari program 35.000 MW segera menambah pasokan listrik ke DKI Jakarta dan Banten.

Di Jakarta, proyek PLTGU Muara Karang Ekspansi 500 MW, PLTGU Tanjung Priok 800 MW, dan PLTGU Muara Tawar 600 MW ditargetkan sudah mulai mengalirkan listrik pada akhir 2018 dan rampung seluruhnya pada akhir 2019.

"Kita harapkan (PLTGU) Muara Karang maupun (PLTGU) Priok itu akhir 2019 sudah tuntas. Tetapi beberapa unit sudah masuk duluan, kita harapkan akhir 2018 satu unit gas turbin sudah selesai, itu akan memperkuat Jakarta," kata Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat PLN, Murtaqi Syamsuddin, saat ditemui di GITET Cawang, Jakarta, Sabtu (15/10/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini kontrak EPC (Engineering Procurement Construction) untuk PLTGU Muara Karang Ekspansi dan PLTGU Tanjung Priok telah ditandatangani. Kedua pembangkit dikerjakan sendiri oleh PLN, bukan oleh Independent Power Producer (IPP) alias swasta. Tahap selanjutnya adalah financial close atau penyelesaian pendanaan.

Setelah ada kepastian pendanaan, pembangkit bisa mulai dibangun alias tahap konstruksi. PLTGU Tanjung Priok akan segera financial close karena PLN mendapat pinjaman dari Japan Bank for International Cooperation (JBIC) pada 20 September 2016.

"(PLTGU) Muara Karang Ekspansi sudah contract signing, pendanaannya sedang dalam proses. (PLTGU) Tanjung Priok 800 MW sudah contract signing dan rencananya tanggal 20 September 2016 akan financial close untuk pendanaan," paparnya.

Di Kabupaten Tangerang, PLTU Lontar Ekspansi yang berkapasitas 315 MW telah memasuki tahap konstruksi sejak Juni 2016 lalu. Proyek ini juga dibiayai dengan utang dari JBIC. "Lontar kontraknya (EPC) sudah efektif, pendanaannya sudah efektif, dari JBIC," ucap Murtaqi.

Lalu di Serang, PLTU Jawa VII 2 x 1.000 MW yang merupakan salah satu 'PLTU raksasa' di program 35.000 MW sudah financial close pada September 2016 dan mulai dibangun. Adapun PLTU Banten 660 MW sudah di tengah tahap konstruksi, ditargetkan bisa Commercial Operation Date (COD) atau beroperasi penuh pada awal 2017.

"PLTU Jawa VII pendanaan sudah dimulai dan sudah financial close. Itu 2 x 1.000 MW. Kemudian PLTU Banten 660 MW yang dibangun IPP () Lestari Banten Energy mudah-mudahan awal 2017 sudah COD," tutupnya. (hns/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads