PLN Siapkan Rp 7 Triliun Terangi 2.700 Desa Tahun Ini

PLN Siapkan Rp 7 Triliun Terangi 2.700 Desa Tahun Ini

Michael Agustinus - detikFinance
Jumat, 06 Jan 2017 17:41 WIB
PLN Siapkan Rp 7 Triliun Terangi 2.700 Desa Tahun Ini
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Kebijakan subsidi listrik tepat sasaran yang mulai diimplementasikan pemerintah pada 1 Januari 2017 menciptakan keadilan bagi masyarakat. Pencabutan subsidi dilakukan terhadap 18,7 juta pelanggan listrik 900 VA yang mampu secara ekonomi. Lalu penghematan anggaran subsidi dipakai untuk melistriki desa-desa terpencil di seluruh Indonesia, sehingga terjadi pemerataan.

Sampai saat ini masih ada sekitar 12.000 desa di Indonesia yang belum terlistriki dengan baik. Selama ini orang-orang mampu menerima subsidi listrik, sementara warga desa di pedalaman sama sekali tidak menikmati listrik. Inilah yang ingin diperbaiki oleh pemerintah, subsidi harus disalurkan untuk warga tidak mampu.

Direktur Utama PLN, Sofyan Basir, mengungkapkan bahwa pihaknya akan melistriki 2.700 desa pada tahun ini. Sebanyak 1.400 desa berada di Papua dan 1.300 desa di Sumatera. Listrik untuk pedesaan meningkat jauh dibanding 2016. Tahun lalu, baru 1.000 desa yang dilistriki.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk desa yang belum berlistrik, tahun 2016 kami sudah melaksanakan di 1.000 desa, tahun 2017 bisa sampai dengan 2.700 desa di seluruh Indonesia. Untuk Sumatrera 1.300 desa, Papua 1.400 desa tahun ini bisa kita selesaikan," kata Sofyan dalam press briefing di Gedung Bina Graha, Jakarta, Jumat (6/1/2017).

Total dana investasi untuk pembangunan kelistrikan di 2.700 desa itu mencapai hampir Rp 7 triliun. Listrik yang akan dipasok berjumlah 800 Megawatt (MW).

"Kira-kira totalnya ada 800 MW. Untuk ke depan hampir Rp 7 triliun," tuturnya.

Selain listrik untuk pedesaan, pada tahun ini jumlah orang miskin yang menerima subsidi juga ditambah. Pelanggan listrik rumah tangga 450 VA yang disubsidi bertambah 4 juta menjadi 27 juta pelanggan. Jadi pelanggan mampu yang menerima subsidi dipangkas, tapi subsidi untuk pelanggan miskin ditingkatkan.

"Yang 450 VA itu ditambah jd 27 juta KK dari 23 juta KK. Jadi masyarakat miskin yang diberi subsidi bukan dihilangkan, malah ditambah. Yang 900 VA yang dicabut itu tidak layak," kata Sofyan.

Dengan adanya tambahan 4 juta pelanggan 450 VA ini, subsidi listrik untuk 450 VA bertambah sekitar Rp 4 triliun. "Untuk 4 juta pelanggan 450 VA itu Rp 3-4 triliun tambahannya," pungkasnya.



(mca/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads