Follow detikFinance
Jumat 17 Feb 2017, 20:20 WIB

Iran Berminat Investasi US$ 5 Miliar di Sektor Kelistrikan RI

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Iran Berminat Investasi US$ 5 Miliar di Sektor Kelistrikan RI Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Pemerintah Indonesia berencana untuk melakukan kerja sama dengan Iran di sektor energi, mulai dari impor gas, pembangunan kilang minyak, hingga investasi di bidang ketenagalistrikan.

Direktur Pengadaan PLN, Supangkat Iwan Santoso, mengungkapkan bahwa Iran berminat untuk melakukan investasi pada proyek pembangkit listrik yang memanfaatkan energi baru dan terbarukan (EBT).

"Mereka tertarik investasi di sini jadi ada investasi IPP (Independent Power Producer), misalnya pembangkit geothermal, pembangkit renewable energy," kata Iwan saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (17/2/2017).

Iran juga tertarik bekerja sama dalam pengembangan industri komponen serta jasa pemeliharaan di ketenagalistrikan.

"Kemudian yang kedua, juga mengenai capacity building industri equipment untuk menunjang produksi dalam negeri. Jadi dua itu yang penting, sama services, maintenance services," tambahnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, nilai investasi yang akan digelontorkan mencapai US$ 5 miliar. Namun, Iwan masih belum dapat menyebut kapan investasi tersebut akan dilakukan. Ia hanya mengatakan bahwa investasi bisa ada di semua sektor kelistrikan.

"Enggak hanya pembangkit, semuanya, kita harus tepat sasaran," tutupnya. (mca/mca)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed