Follow detikFinance
Sabtu 18 Mar 2017, 19:30 WIB

Pembangkit Listrik Mangkrak Dilanjutkan, Jokowi: Kalau Main-main, Awas!

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Pembangkit Listrik Mangkrak Dilanjutkan, Jokowi: Kalau Main-main, Awas! Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance
Mempawah - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi kesempatan PT PLN (Persero) melanjutkan 34 proyek pembangkit listrik yang mangkrak. Syaratnya, proyek-proyek tersebut sudah bebas dari urusan hukum.

"Berkaitan dengan 34 pembangkit listrik kita yang mangkrak. Saya titip, yang bisa diteruskan, silahkan diteruskan. Tapi dengan catatan, sisi hukumnya sudah beres. Yang kedua, dibangun betul sesuai dengan kualitas yang kita inginkan," ungkap Jokowi saat meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Mobile Power Plant (MPP) di Mempawah, Kalimantan Barat, Sabtu (18/3/2017).

Baca juga: 34 Proyek Listrik Mangkrak Dilaporkan ke Jokowi, Ada Potensi Kerugian Negara

Jokowi pun meminta, supaya proyek-proyek yang mangkrak tersebut dilanjutkan serius. Ia tidak ingin bila proyek yang bisa dilanjutkan nanti hanya dibuat secara asal-asalan.



"Saya tidak mau nanti jadi, tapi kapasitasnya hanya 30% atau 40%, untuk apa? Dan saya bisa ncek itu. Jangan main-main dengan hal-hal yang berkaitan teknis gede, pasti saya akan lihat. Karena menyangkut uang triliunan. Seperti contoh di sebelah kita ini," kata Jokowi.

"Hampir Rp 1,5 triliun duit gede banget. Ada 34 lokasi tersebar diseluruh Indonesia. Silahkan diteruskan, tapi ingat, masalah hukum sudah selesai, yang kedua dikerjakan betul sehingga kapasitas nanti bisa maksimal, jangan sampai diteruskan untuk menutupi masalah yang ada. Enggak mau saya," sambungnya.

Baca juga: Jokowi Sebut Ada 34 Proyek Pembangkit Listrik Mangkrak, Ini Daftarnya

Jokowi juga memperingatkan untuk tidak main-main dalam membangun proyek kelistrikan tersebut. Ia mewanti-wanti akan menindak tegas bila ada pihak yang mencari keuntungan dalam melanjutkan proyek mangkrak tersebut.

"Saya sudah biasa bekerja detail. Jadi silahkan, saya memberikan peluang untuk diteruskan, karena uang kita yang sudah nancep habis di situ juga banyak. Tapi jangan dimain-mainin lagi. Nanti kena masalah hukum. Saya tegas mengenai hal-hal masalah ini," kata dia.

"Jadi kalau di mata hukum selesai, kalau dilanjutkan, ya dilanjutkan, tapi betul-betul bermanfaat. Jangan kita tidak beli listrik, kalau yang beli listrik enggak apa-apa. Kalau kapasitasnya enggak penuh, orang tidak punya listrik kok. Karena yang ini buat pabrik listrik, dan uangnya dari kita, dari PLN. Jadi kalau dimain-mainin, awas! Satu kata, awas!. Itu saja," tutupnya.

Baca juga: Ada 34 Proyek Pembangkit Mangkrak, PLN: Kita Siapkan Penggantinya (hns/hns)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed