Follow detikFinance
Rabu 03 May 2017, 17:18 WIB

Hemat Energi, Pertamina Lubricants Raih Green Award 2017

Niken Widya Yunita - detikFinance
Hemat Energi, Pertamina Lubricants Raih Green Award 2017 Foto: Dok. Pertamina Lubricants
Jakarta - PT Pertamina Lubricants meraih Indonesia Green Award 2017. Anak usaha Pertamina tersebut dinilai berjasa dalam menghemat energi dan mengembangkan sampah.

Penghargaan yang diberikan kepada PT Pertamina Lubricants tersebut terdiri dari dua kategori yakni 'Menghemat Energi dan Penggunaan Energi Baru dan Terbarukan' dan 'Mengembangkan Pengolaan Sampah Terpadu'. Penghargaan diberikan kepada Corporate Secretary PT Pertamina Lubricants, Arya Dwi Paramita di Jakarta.

Indonesia Green Awards 2017 merupakan penghargaan lingkungan tahunan yang telah memasuki penyelenggaraan ke-8. Pada tahun ke-8 ini, Indonesia Green Awards mensyaratkan setiap inisiatif merupakan cerita perubahan. Setiap perusahaan diharuskan untuk menceritakan sebelum dan sesudah inisiatif atau inovasi itu dilakukan dan dampak positif yang dirasakan.

Dalam keterangan tertulis dari PT Pertamina Lubricants, Rabu (3/5/2017), penghargaan 'Penghematan Energi dan Penggunaan Energi Baru dan Terbarukan' merupakan apresiasi kepada perusahaan yang mampu memberikan penghematan yang signifikan sebagai upaya mengganti energi fosil.

Dalam hal ini, PT Pertamina Lubricants melalui production unit Gresik telah berinovasi dengan meningkatkan efisiensi boiler melalui konversi bahan bakar. Konversi tersebut menggunakan energi baru dan terbarukan menjadi compressed natural gas (CNG) yang merupakan alternatif bahan bakar selain bensin dan solar dan merupakan energi yang lebih bersih bila dibandingkan dengan dua bahan bakar minyak lainnya, karena emisi gas buang yang ramah lingkungan sesuai dengan target pemerintah Provinsi Jawa Timur yang menjunjung tinggi Go Green.

Selain itu, Pertamina Lubricants juga aktif mengolah sampah terpadu dengan menjalankan inovasi daur ulang drum bekas limbah non-B3 yang dijadikan meubel atau perabot rumah yang kreatif dan inovatif. Hal tersebut tidak hanya memberikan dampak baik bagi masyarakat namun juga menumbuhkan wirausaha meubel di wilayah production unit Cilacap.

Dalam menjalankan proses produksi, Pertamina Lubricants berkomitmen untuk secara konsisten melaksanakan berbagai kegiatan terutama dari budaya untuk mengurangi timbulan limbah padat non B3 serta jika memungkinkan untuk memanfaatkannya, terutama dalam menerapkan extended producer responsibility (EPR).

EPR yaitu konsep yang didesain untuk mengintegrasikan biaya-biaya lingkungan ke dalam proses produksi suatu barang sampai produk ini tidak dapat dipakai lagi, sehingga biaya lingkungan menjadi komponen harga pasar produk tersebut.

Kini, Pertamina Lubricants sudah memiliki pengrajin home industry mitra binaan yang khusus mengelolah limbah non-B3 tersebut di Cilacap.

"Kami berterima kasih kepada The La Tofi School of CSR atas penghargaan ini. Inovasi hijau kami tentunya tidak hanya memberikan dampak baik bagi lingkungan namun juga memberikan dampak baik bagi sumber daya manusia Indonesia. Sebagai produsen pelumas karya anak bangsa, kami memiliki tanggung jawab besar untuk terus memberikan produk berkualitas terbaik dan melahirkan inovasi-inovasi hijau di masa yang akan datang," kata Arya Dwi Paramita. (nwy/hns)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed