"Masalah listrik semua mengeluh karena kita terlambat. Semua, provinsi, kabupaten, kota, mengeluh listrik. Saya harus sampaikan apa adanya," ujar Jokowi usai meresmikan tiga pelabuhan Maluku Utara di Desa Tepeleo, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Senin (8/5/2017).
Pasokan listrik yang masih kurang merupakan salah satu alasan di balik proyek listrik 35.000 MW. Jokowi tak mau menutup-nutupi fakta yang ada supaya masyarakat tahu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, pemerintahan Jokowi terus mengebut proyek listrik beserta pembangunan infrastruktur di Indonesia. Ini agar pembangunan merata.
"Semua, kita semua harus tahu masalah pelabuhan masih banyak sekali kabupaten yang minta, banyak sekali. Masalah jalan, masih banyak sekali daerah yang minta dikerjakan supaya ada konektivitas," tutup Jokowi. (gbr/hns)











































