Direktur Pemasaran Pertamina, Muhammad Iskandar, mengatakan per kuartal I 2017 konsumsi premium mengalami penurunan menjadi 44,3% dari periode kuartal I tahun lalu sebesar 83%.
Hampir separuh dari konsumen premium beralih ke bensin RON 90 alias pertalite dan RON 92 atau pertamax.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menyebutkan, untuk penggunaan bensin RON 92 dan 98 tumbuh 16,7% lebih tinggi dibandingkan kuartal I 2016 10,1%.
Iskandar mengatakan, pergeseran konsumsi paling besar terjadi di pulau Jawa dan Sumatera. Biasanya, wilayah yang perekonomiannya bagus akan lebih mudah pindah konsumsi.
Sementara itu, wilayah Kalimantan, Sulawesi, Indonesia Timur masih dominan menggunakan Premium. (mca/mca)











































