Follow detikFinance
Selasa, 13 Jun 2017 21:50 WIB

Siapkan Rp 33 T, Pelindo II Garap Proyek Strategis Hingga 2020

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Eduardo Simorangkir Foto: Eduardo Simorangkir
Jakarta - PT Pelindo II akan menyiapkan belanja modal Rp 33 triliun hingga 2020 untuk kebutuhan pelaksanaan proyek-proyek strategis perusahaan dan memperbaharui alat-alat operasional.

Rinciannya, pada tahun ini Perseroan menyiapkan belanja modal sebesar Rp 5,6 triliun, lalu Rp 14 triliun di 2018, dan secara kumulatif akan mencapai Rp 33 triliun hingga 2020.

"Tahun ini kita investasi Rp 5,6 triliun. Rp 4 triliun untuk pembangunan proyek-proyek strategis, Rp 1,6 triliun untuk update pengembangan operasional, seperti peralatan dan sebagainya," kata Direktur Utama Pelindo II Elvyn G. Masassya saat ditemui pada acara buka puasa bersama media di Hotel Hermitage, Jakarta, Selasa (13/6/2017).


"Kemudian Rp 14 triliun di 2018 dan in total, sampai 2020 ada Rp 33 triliun yang dianggarkan untuk pengembangn proyek-proyek strategis dan pembaharuan dari peralatan-peralatan kita. Itu hanya untuk infrastruktur saja," tambahnya.

Beberapa proyek strategis yang akan digarap perusahaan di antaranya kelanjutan dari proyek Terminal Kalibaru, Proyek Pelabuhan Kijing, proyek Kanal Cikarang Bekasi Laut (CBL), proyek Pelabuhan Sorong, proyek Maritime Tower dan Maritime, Port and Shipping Museum.

Adapun saat ini pengembangan Fase 1 untuk New Priok Container Terminal, yakni pembangunan CT 2 dan CT 3 yang masih dalam proses review untuk mitra usaha.

Untuk pembangunan Pelabuhan Kijing di Kalimantan Barat sendiri direncanakan dibagi menjadi empat terminal yakni terminal Petikemas, terminal Multipurpose, terminal curah cair dan terminal curah lering. Pelabuhan Kijing diproyeksikan akan menampung kapasitas hampir 1 juta TEUs petikemas, 8 juta ton CPO dan 15 juta ton curah kering.

Hingga saat ini, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 43 Tahun 2017 pada 7 April 2017 sebagai landasan Percepatan Pembangunan dan Pengoperasian Pelabuhan Kijing. Hal ini tentunya turut mendukung pelaksanaan Ground Breaking Pelabuhan Kijing yang direncanakan akan dilaksanakan pada semester kedua tahun ini.


Sedangkan untuk proyek pembangunan kanal CBL (Cikarang Bekasi Laut) direncanakan dimulai pembangunannya pada 2017 ini melalui tiga tahapan. Pelindo II juga telah mengusulkan proses percepatan pelaksanaan pembangunan Kanal CBL agar melalui proses penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) guna mendukung implementasi di lapangan.

Sementara untuk pembangunan Pelabuhan Sorong di Papua Barat, perusahaan tengah berupaya untuk memulai pembangunan Tahap l Pelabuhan Sorong pada tahun ini dengan proyeksi kapasitas 500.000 TEUs.

Penandatanganan kesepakatan pengembangan Sorong Terintegrasi antara lPC dengan PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) telah dilakukan, serta berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dalam Penyusunan Rencana lnduk Pelabuhan Sorong Terintegrasi. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed