"Selama ini kami mendapatkan bensin hanya dari pengecer yang harganya Rp 15.000 per liter karena SPBU jauh, kalau ke arah ibu kota Waypirit dengan jarak 40 km dan ke utara di kita Masohi dengan jarak 80 km. Tapi sekarang sudah ada SPBU jadi kami bisa mendapat bensin dengan harga Rp 6.450 per liter dan Solar Rp 5.150 per liter," ujar Arif Rumalutur, masyarakat warga desa Latu, Seram Bagian Barat, Senin (2/10/2017).
Sebagai Ketua RT, sejak pagi hari ia nampak sibuk memonitor persiapan acara yang digelar di wilayahnya. Mulai dari pemasangan tenda, persiapan konsumsi, hingga panggung acara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alhamdulillah sekali sekarang kami tidak sulit mencari BBM. Tidak seperti sebelumnya. Dengan seperti ini, kami merasa diperhatikan," kata Arif.
Ia bercerita bagaimana usaha warganya mencari BBM sebelum ada SPBU di wilayahnya. Jarak terdekat dusun Wailey ini ke SPBU terdekat adalah sekitar 37 km ke Desa Waipirit dan 80 km ke Desa Waipia.
Dengan jarak sejauh itu, warganya tentu was-was ketika mencari BBM karena kuatir akan kehabisan BBM lagi di tengah perjalanan.
"Saya sempat dipertanyakan warga. Bagaimana ini BBM jadi susah dan mahal sekali," keluhnya.
Bupati Seram Bagian Barat, Maluku , M. Yasin Payapo mengatakan, Maluku adalah provinsi yang berbasis kepulauan. Ada sekitar 1.412 pulau di provinsi ini, dengan penduduk yang pada umumnya adalah petani dan nelayan.
" Kami merasa harga BBM yang tinggi di tingkat masyarakat dianggap tidak adil karena sangat mempengaruhi terhadap kondisi pendpatan dan daya beli masyarakat," katanya saat memberikan sambutannya pada Peresmian SPBU Kompak di Desa Wailey, Seram Bagian Barat, Senin (2/10/2017).
Yasin berharap dengan adanya infrastruktur SPBU di wilayah itu akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Selain mendorong ekonomi masyarakat setempat, keberadaan SPBU ini juga sangat penting untuk sektor transportasi logistik.
Hal ini karena lokasi SPBU yang ada di Wailey merupakan jalur Lintas Seram yang menghubungkan wilayah perkebunan di Seram Bagian Timur ke arah kota Ambon.
SPBU Kompak di desa Wailey itu dibangun untuk menjual 3 jenis produk yaitu Premium, Solar dan Pertalite. Dengan kapasitas tanki masing-masing produk sebesar 15 Kl, maka total kapasitas SPBU ini mencapai 45 Kl. (hns/hns)











































