Manajer Bidang SDM dan Umum PLN Wilayah Riau dan Kepri, Dwi Suryo Abdullah mengaku pihaknya telah mengajukan permintaan tersebut ke PLN pusat. Diharapkan bisa disetujui secepatnya agar bisa difungsikan tahun depan.
"Kita lagi mengajukan desain konstruksi kapalnya seperti apa. Kalau disetujui nanti tinggal colok ke traffo narik kabel tinggal disalurkan ke yang membutuhkan," tuturnya di Pulau Tiga, Natuna, Kepri, Rabu (18/10/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita mimpi bisa mempunyai itu, untuk menjangkau pulau-pulau di sini. Mana yang kekurangan, mana yang sedang gangguan bisa kita mobile," imbuhnya.
Meski begitu, pihaknya tahun ini menargetkan bisa menerangi 33 desa di Kepri yang belum teraliri listrik PLN. Untuk itu PLN telah menyiapkan 84 mesin untuk PLTD.
Adapun total kapasitasnya mencapai 45,5 MW. Mesin PLDT itu akan disebar ke 27 pulau di Kepri yang meliputi 33 desa tersebut.
Sementara untuk 2018 PLN menargetkan menerangi 35 desa yang belum tersentuh listrik. Lalu di 2019 ditambah lagi 29 desa.
Jika target-target tersebut tercapai maka rasio elektrifikasi di Kepri bisa mencapai 100% di 2019. Sementara untuk saat ini rasio elektrifikasi di Kepri masih 83,69%.











































