Follow detikFinance
Minggu 12 Nov 2017, 09:50 WIB

Jonan Lihat Langsung Mobil Tesla Dahlan Iskan di Surabaya

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Jonan Lihat Langsung Mobil Tesla Dahlan Iskan di Surabaya Foto: dok. Kementerian ESDM
Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan Jumat (10/11) lalu berkunjung ke Surabaya. Dalam kesempatan ini, ia melihat langsung mobil listrik Tesla milik Dahlan Iskan di halaman depan gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

"Bertemu Pak Dahlan dan Teslanya. Berbincang sejenak tentang mobil listrik Tesla dengan Pak Dahlan Iskan, seusai sama-sama jadi pembicara sebuah seminar di FEB Unair, Jumat 10/11. Kendaraan listrik adalah keniscayaan, hadir lebih cepat dari yang kita duga," kata Jonan dikutip dari akun Facebooknya, Jakarta, Minggu (12/11/2017).

Sebelumnya, Jonan juga memberikan pidato kunci pada acara Internasional Development Student Conference 2017: "The 4th Industrial Revolution", di mana Dahlan Iskan pada kesempatan tersebut juga menjadi salah satu pembicara.

"Menurut saya, revolusi industri yang keempat itu adalah revolusi mindset. Ini bukan revolusi ekonomi semata. Revolusi ekonomi sudah selesai kalau toh ada itu adalah pengembangan," kata Jonan.

Lebih lanjut, Jonan mengatakan bahwa revolusi ini yang akan menggerakkan perubahan tatanan kehidupan dan tidak hanya menyangkut perekonomian saja, tapi juga pada tatanan politik.

Misalnya, pergantian pemimpin politik di beberapa negara yang tengah beralih ke para pemuda, misalnya Kanselir Austria Sebastian Kurz (31 tahun), Presiden Perancis Emmanuel Macron (32 tahun) atau Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern (37 tahun).

"Ini perubahan yang besar bagi New Zealand. Kita tahu Austria punya pengaruh peradaban yang panjang di Eropa. Salah satu faktor terjadinya Perang Dunia ke-I berasal dari Pangeran Austria," cerita Jonan.

Klaus Schwab, Founder dan Executive Chairman of the World Economic Forum dalam bukunya The Fourth Industrial Revolution menyatakan bahwa revolusi industri generasi keempat ini ditandai dengan kemunculan superkomputer, robot pintar, kendaraan tanpa pengemudi, editing genetik dan perkembangan neuroteknologi yang memungkinkan manusia untuk lebih mengoptimalkan fungsi otak.

Revolusi industri pertama merupakan periode antara tahun 1750-1850 di mana terjadinya perubahan secara besar-besaran di bidang pertanian, manufaktur, pertambangan, transportasi, dan teknologi serta menandai titik balik pergeseran kondisi sosial, ekonomi, dan budaya di dunia. Pada masa revolusi tersebut, terdapat peralihan penggunaan tenaga kerja di Inggris yang sebelumnya menggunakan tenaga hewan dan manusia, kemudian digantikan oleh penggunaan mesin yang berbasis manufaktur.

Berikutnya, pada revolusi industri generasi kedua ditandai dengan kemunculan pembangkit tenaga listrik dan motor pembakaran dalam (combustion chamber). Penemuan ini memicu kemunculan pesawat telepon, mobil, pesawat terbang, dan lain-lain yang mengubah wajah dunia secara signifikan. Kemudian, revolusi industri generasi ketiga ditandai dengan kemunculan teknologi digital dan internet. (ara/mkj)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed