Follow detikFinance
Selasa, 28 Nov 2017 14:54 WIB

DPR Rapat Tertutup dengan Dirut PLN, Bahas Apa?

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Ilustrasi (Foto: Danang Sugianto/detikFinance) Ilustrasi (Foto: Danang Sugianto/detikFinance)
Jakarta - Komisi VII DPR RI siang ini menggelar rapat bersama PT PLN (Persero). Rapat kali ini membahas tentang perjanjian jual beli listrik (power purchase agreement/PPA) dan rencana penyederhanaan golongan listrik.

Rapat dimulai pada pukul 14.20 WIB dan berlangsung tertutup. Rapat juga dihadiri oleh Direktur Utama PLN, Sofyan Basir.

"Kami mau dengar dari PLN sendiri kira-kira mana yang sudah PPA, kontrak-kontrak sudah berjalan terus. Sama soal penyederhanaan (golongan) kami mau tanya tujuannya apa, kenapa kok kesannya tergesa-gesa," kata Anggota Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (28/11/2017).


Eni menilai, rencana penyederhanaan golongan pelanggan listrik oleh PLN tergesa-gesa. Pasalnya belum ada kebutuhan mendesak untuk menaikkan konsumsi listrik rumah tangga.

"Bagi saya penyederhanaan tarif belum sesuatu urgent, makanya perlu tanya kepada PLN apa sih maksudnya," kata Eni.


Selain itu, dalam rapat tertutup kali ini juga dibahas mengenai perkembangan program 35.000 megawatt (MW).

"Proyek 35.000 MW juga apakah sesuai target sampai 2019 atau memang targetnya enggak sampai. Proyek 35.000 MW kami yakini pertumbuhan sekarang paling banyak 20.000 MW sampai 2019," tutup Eni. (ara/wdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed