Diberitakan CNBC, Selasa (2/1/2018), inisiatif ini ditujukan untuk penggunaan energi yang lebih efisien, sejalan dengan ambisi untuk rencana reformasi yang ambisius untuk meningkatkan sumber pendapatan dan menyingkirkan Arab Saudi sebagai eksportir minyak mentah dunia dari ketergantungan akan minyak.
Di Arab Saudi, BBM dengan oktan 91 kini dijual 1,37 riyal per liter, naik dari 0,75 riyal. Sementara oktan 95 dijual 2,04 riyal per liter, naik dari 0,90 riyal per liter. Sedangkan diesel untuk truk tidak berubah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara di Indonesia, jelang penutupan tahun 2017 lalu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan menegaskan tarif listrik juga BBM jenis Premium dan SOlar tidak naik untuk periode 1 Januari sampai 31 Maret 2018.
Baca juga: Harga BBM di Arab Saudi Naik 2 Kali Lipat |
"Satu Januari-31 Maret 2018 tarif listrik tetap tidak ada kenaikan. Seperti periode bulan sebelumnya. Lalu harga eceran BBM untuk yang gas ron 88 atau premium, dan biosolar itu juga ditetapkan harganya sama atau tidak naik untuk periode 1 januari sampai 31 maret 2018," kata Jonan, Rabu (27/12/2017).
Jonan mengatakan, tidak naiknya tarif tersebut dengan mempertimbangkan daya beli masyarakat.
"Penetapan pemerintah tidak naik ini karena satu-satunya itu mempertimbangkan daya beli masyarakat," kata Jonan.











































