Harga BBM di Arab Saudi Naik, di RI Tetap

Harga BBM di Arab Saudi Naik, di RI Tetap

Zulfi Suhendra - detikFinance
Selasa, 02 Jan 2018 17:47 WIB
Harga BBM di Arab Saudi Naik, di RI Tetap
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Arab Saudi membuka awal tahun 2018 dengan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Pemerintah Arab Saudi sepakat untuk menaikkan harga BBM 2 kali lipat. Lain halnya di Indonesia, pemerintah tidak mengubah harga BBM sampai 3 bulan ke depan.

Diberitakan CNBC, Selasa (2/1/2018), inisiatif ini ditujukan untuk penggunaan energi yang lebih efisien, sejalan dengan ambisi untuk rencana reformasi yang ambisius untuk meningkatkan sumber pendapatan dan menyingkirkan Arab Saudi sebagai eksportir minyak mentah dunia dari ketergantungan akan minyak.

Di Arab Saudi, BBM dengan oktan 91 kini dijual 1,37 riyal per liter, naik dari 0,75 riyal. Sementara oktan 95 dijual 2,04 riyal per liter, naik dari 0,90 riyal per liter. Sedangkan diesel untuk truk tidak berubah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Arab Saudi juga akan menunda rencana untuk menghilangkan subsidi untuk produk energi, menurut rencana fiskal jangka panjang 2018 yang dirilis pekan lalu.

Sementara di Indonesia, jelang penutupan tahun 2017 lalu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan menegaskan tarif listrik juga BBM jenis Premium dan SOlar tidak naik untuk periode 1 Januari sampai 31 Maret 2018.


"Satu Januari-31 Maret 2018 tarif listrik tetap tidak ada kenaikan. Seperti periode bulan sebelumnya. Lalu harga eceran BBM untuk yang gas ron 88 atau premium, dan biosolar itu juga ditetapkan harganya sama atau tidak naik untuk periode 1 januari sampai 31 maret 2018," kata Jonan, Rabu (27/12/2017).

Jonan mengatakan, tidak naiknya tarif tersebut dengan mempertimbangkan daya beli masyarakat.

"Penetapan pemerintah tidak naik ini karena satu-satunya itu mempertimbangkan daya beli masyarakat," kata Jonan.

(zlf/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads