Follow detikFinance
Senin 08 Jan 2018, 17:12 WIB

Konsumsi Solar Tertinggi Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Trio Hamdani - detikFinance
Konsumsi Solar Tertinggi Saat Libur Natal dan Tahun Baru Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - BPH Migas merilis hasil realisasi konsumsi BBM pada Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 yang mana konsumsi tertinggi adalah solar. Konsumsi solar mencapai 1.044.237 kiloliter (kl) sampai dengan data 7 Januari 2018.

Tertinggi kedua adalah konsumsi pertalite 979.673 kl, disusul premium yang mencapai 647.343 kl dan pertamax 433.986 kl. Anggota Komite BPH Migas Muhammad Ibnu Fajar mengatakan selama masa Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 terjadi kemacetan di sejumlah titik.

Namun hal itu sudah diantisipasi sehingga penyaluran BBM tetap terjaga.

"Memang terjadi beberapa titik kemacetan seperti di Tol Cikampek, Tol Cipali. Terutama akses jalur keluar ibu kota. Itu sudah diantisipasi Pertamina dengan meggunakan mobile tangki dispenser. Kemudian di Cipali ada pengantaran lewat motor dan seterusnya," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (8/1/2018).

Puncak realisasi BBM jenis premium, pertalite dan pertamax terjadi pada H-1 Natal atau 24 Desember 2017 dan pada H-1 Tahun Baru atau 31 Desember 2017 dengan realisasi total.

Cadangan operasional BBM nasional selama masa posko Natal Tahun 2017 dan Tahun Baru 2018, rata-rata untuk BBM jenis gasoline 25,8 hari, gasoil 24,5 hari, kerosene 53,5 hari dan avtur 27,6
hari.

Sementara itu, BPH Migas juga mencatat kenaikan distribusi BBM jenis pertalite, pertamax, dan pertamax turbo.

"BBM pertalite naik 45,67%, pertamax 14,5% dan pertamax turbo 52,22%. Ini capaian sampai Januari 2018," jelasnya.

Dibandingkan hari biasa, distribusi BBM jenis premium meningkat 12,5%, pertamax 20,34% dan pertamax turbo 0,76%. Avtur juga mengalami peningkatan 0,83%. Meski terjadi peningkatan, dirinya memastikan pendistribusian BBM berjalan lancar.

"Kondisi penyediaannya distribusi BBM berlangsung normal, penyediaan maupun distribusi periode natal dan tahun baru tidak ada kendala signifikan, tidak ada hal-hal yang dapat hambat penyaluran dan distribusi, semua normal," lanjutnya. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed