DPR: Harga Pertalite Naik, Premium Jangan Sampai Langka

DPR: Harga Pertalite Naik, Premium Jangan Sampai Langka

Muhammad Idris - detikFinance
Selasa, 27 Mar 2018 15:32 WIB
DPR: Harga Pertalite Naik, Premium Jangan Sampai Langka
Foto: Zaenal Effendi
Jakarta - Bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium mengalami kelangkaan pasca PT Pertamina (Persero) menaikkan harga Pertalite dan Solar. Bahkan, kenaikan harga ini merupakan kenaikan kedua dalam kurun waktu tiga bulan terakhir. Imbas dari kenaikan Pertalite ini, masyarakat pun beralih ke BBM jenis Premium.

"Memang, kenaikan Pertalite ini tidak bisa dihindari, karena adanya kenaikan harga minyak dunia. Tapi ada masyarakat yang keberatan dengan kenaikan harga itu. Imbasnya, masyarakat beralih ke Premium, dan Premium menjadi langka. Tentu dalam hal ini pemerintah harus hadir, dengan menambah pasokan Premium, agar tidak mengecewakan masyarakat," kata Taufik di Jakarta, Selasa (27/3/2018).



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Politisi F-PAN itu mengingatkan, BBM merupakan salah satu kebutuhan masyarakat, sehingga ketika mengalami kenaikan, akan cukup berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat. Ia melihat, dengan harga yang lebih murah dibanding Pertamax, dan kualitas lebih baik dibanding Premium, banyak masyarakat beralih ke Pertalite.

"Buat masyarakat yang kegiatan ekonominya membutuhkan BBM, tentu kenaikan Pertalite ini sangat berdampak. Apalagi dengan kenaikan ini, tentu masyarakat yang sudah beralih ke Pertalite dari Premium, akan merasa kecewa. Namun, ketika akan membeli Premium, juga langka. Tentu ini akan menambah kekecewaan masyarakat," ungkapnya.



Diketahui, Pertamina menaikkan harga Pertalite Rp 200 per liter pada Sabtu (24/3/2018) lalu. Kenaikan pertama dilakukan 20 Januari 2018 sebesar Rp 100 per liter. Dengan harga awal Pertalite Rp 7.600, sekarang menjadi Rp 7.800. Sementara harga Solar sebelumnya Rp 7.500 kini menjadi Rp 7.700. Kenaikan Pertalite disinyalir menjadi penyebab BBM Premium ludes seketika di berbagai wilayah. (ega/ara)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads