Perusahaan Turki Minat Garap Proyek Geothermal di Aceh Rp 13 T

Agus Setyadi - detikFinance
Selasa, 03 Apr 2018 14:33 WIB
Foto: Agus Setyadi
Aceh - Perusahaan asal Turki Hitay Holding menawarkan investasi senilai US$ 1 miliar atau sekitar Rp 13,5 triliun (Rp 13.500) untuk menggarap proyek Geothermal di Gunong Guerudong, Bener Meriah, Aceh. Setelah menang tender, perusahan tersebut berencana langsung bekerja.

Hitay Holding saat ini tengah menunggu pengumuman pemenang tender dari Kementerian ESDM. Selain Hitay, tender tersebut diketahui juga diikuti oleh KS ORKA, perusahaan yang berasal dari Cina.

"Insya Allah kita akan segera menggarap proyek tersebut. Kita tender 160 MW tapi kemungkinan potensi geothermal di Gunong Geurudong mencapai 220 MW, jadi total investasi yang akan kita lakukan sekitar US$ 1 miliar," kata Chairman Perusahan Hitay Holding Turki, Mehmet Emin dalam rilis yang dikirim Humas Pemerintah Aceh, Selasa (3/4/2018).

Mehmed dan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf sudah menggelar pertemuan pada Senin 2 April kemarin di ruang rapat Gubernur. Menurut Mehmed, pihaknya sudah empat kali datang ke Aceh untuk membahas rencana investasi proyek Goethermal Gunong Geurudong.



Pihak Hitay, kata Mehmed, nantinya akan melakukan pengeboran enam sumur untuk mendapatkan sumber energi geothermal dalam jangka waktu dua tahun.

"Gunong Geurudong mempunyai potensi energi yang sangat besar dan merupakan prospek investasi yang sangat menguntungkan untuk Hitay Holding serta bagi dunia investasi di Aceh," jelas Mehmed.

Sementara itu, Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf menawarkan berbagai peluang investasi lainnya. Di antaranya, investasi di Kawasan Ekonomi Khusus Arun Lhokseumawe, investasi dalam bidang perikanan, pertanian serta pariwisata.

Dalam pertemuan tersebut, Irwandi juga meminta Mehmed mengajak investor lainnya di Turki untuk berinvestasi di Aceh dalam berbagai bidang.

(eds/eds)