Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 16 Apr 2018 14:26 WIB

Jumlah Aset Pertagas Dihitung Sebelum Dicaplok PGN

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Dok.PGN Foto: Dok.PGN
Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN masih memproses integrasi dengan PT Pertagas. Integrasi dilakukan imbas pembentukan Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Migas, di mana PGN dan Pertagas sebagai anggota holding.

Direktur Komersial PGN Danny Praditya mengatakan, saat ini tengah berlangsung valuasi aset Pertagas.

"Kalau valuasi harusnya di bawah PGN," kata dia di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin (16/4/2018).


Selain itu, dia mengatakan, saat ini tengah berlangsung pengkajian metode dari integrasi tersebut. Danny juga belum memaparkan secara rinci.

"Semua sedang dikaji sama tim transaksi, menentukan nilainya berapa, kemudian metodenya mau akuisisi, rights issue, mau swap baru ditentukan kemudian," ungkapnya.

Perihal pencarian dana, Danny juga belum bisa menjelaskan. Sebab, metode integrasi belum diputuskan.

"Tergantung, bisa pinjaman, bisa swap, bisa aset swap, bisa segala macam," ujar dia.


Sebelumnya, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Fajar Harry Sampurno mengatakan, skema integrasi dua perusahaan gas ini ialah dengan cara akuisisi. Nantinya, PGN akan mengakuisisi Pertagas.

"Ya saat ini persetujuannya akuisisi dulu," katanya di Kementerian BUMN Jakarta, Rabu (11/4/2018). (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed