Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 08 Jun 2018 16:36 WIB

Jurus Pertamina Antisipasi Konsumsi BBM di Aceh Jelang Lebaran

Agus Setyadi - detikFinance
Foto: Ragil Ajiyanto Foto: Ragil Ajiyanto
Banda Aceh - Menyambut Lebaran tingkat konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Aceh diperkirakan meningkat. Untuk mengantisipasi kelangkaan minyak, Pertamina menyiapkan tiga SPBU kantong, yaitu mobil tangki BBM yang disediakan di sejumlah SPBU yang.

Tiga SPBU kantong itu berada di jalur mudik hingga kawasan wisata di Aceh. Lokasinya di SPBU Ule Gle di Kabupaten Pidie Jaya, SPBU 14246477 di Kabupaten Gayo Lues dan SPBU 14.245.499 di Takengon, Aceh Tengah.


"Penyediaan kantong SPBU berupa mobil tangki dengan muatan BBM agar pelayanan dan distribusi dapat lebih cepat mengantisipasi jalur yang padat di jalan," kata General Manager PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I Branch Aceh, Joko Pitoyo, Jumat (8/6/2018).

Pertamina memperkirakan peningkatan konsumsi BBM jenis Premium di Aceh sebesar 10% yaitu dari rata-rata normal harian sebesar 542 kiloliter menjadi 595 kiloliter. Sedangkan untuk produk Pertalite akan meningkat sebesar 5 persen dari 952 kiloliter menjadi 1005 kiloliter.


Selain itu, untuk produk Pertamax diperkirakan akan mengalami peningkatan konsumsi 10 persen dari normalnya 252 kiloliter perhari menjadi 277 kiloliter. Sedangkan produk solar diprediksi normal di angka 852 kiloliter per hari.

"Sedangkan untuk mengantisipasi mudik, Pertamina MOR I branch Aceh juga akan menyiapkan 3 kantong SPBU yang berada di jalur lintas mudik dan wisata di Aceh," terang Joko.

Selama ini, pasokan BBM ke masyarakat di Aceh disuplai dari lima terminal BBM yang terdiri dari TBBM Meulaboh, TBBM Lhokseumawe, TBBM Sabang, TBBM Kreung Raya dan TBBM Simeuleu melalui 142 SPBU.


Selain itu, Pertamina juga memperkirakan terjadi peningkatan kebutuhan bahan bakar Avtur di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh. Penyaluran harian normal avtur di Bandara SIM diperkirakan akan terjadi peningkatan sebesar 2,67 persen pada H-7 dan H+7 yaitu dari 125 kiloliter per hari menjadi 128 kiloliter per hari.

"Ketahanan Stok Avtur di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda ditunjang oleh Depot Pengisian Pesawat Udara Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda," ungkap Joko. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed