Follow detikFinance
Jumat, 22 Jun 2018 12:59 WIB

Ada Kartu Sakti Bikin Irit Listrik hingga BBM, Berapa Harganya?

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Dok. Facebook Foto: Dok. Facebook
FOKUS BERITA Tipu-tipu Kartu Sakti
Jakarta - Xtra Card atau kartu sakti yang disebut bisa menghemat konsumsi listrik hingga bahan bakar minyak (BBM) dijual lewat Facebook. Selain bisa menghemat konsumsi listrik dan BBM, kartu ini diklaim bisa menghemat konsumsi Elpiji.

Salah seorang reseller Xtra Card Myta, mengatakan harga satuan dari kartu sakti ini dibanderol sebesar Rp 400 ribu. Pembeli dapat memesan kartu ini secara satuan.

"Harganya Rp 400 ribu satu kartu," kata Myta saat dihubungi detikFinance, Jumat (22/6/2018).


Myta mengatakan pembeli bisa mendapatkan diskon bila memesan kartu sebanyak satu set. Satu set kartu sakti itu berisi tujuh buah dengan harga Rp 2,3 juta.

"Bisa pesan tujuh kartu, harganya cuma Rp 2,3 juta dikasih diskon loh. Kalau pesan satu set itu kan tujuh isinya, jadi harganya Rp 2,3 juta, tapi kalau pesan satu (kartu) juga bisa," jelasnya.

Sementara untuk cara pemesannya bisa langsung menghubungi sejumlah reseller, termasuk Myta. Nantinya reseller akan memberikan nomor rekening untuk proses transaksi.

"Caranya kirim dulu ke rekening saya, baru kita proses," jelasnya.


Lebih lanjut, Myta mengatakan bila tertarik mencoba maka pembeli bisa memesan satu kartu terlebih dahulu, baru kemudian memesan satu set kartu sakti dan dipasarkan kembali.

"Jadi pesan satu (kartu) saja dulu, setelah coba, kan nanti terbukti selama sebulan mas pakai. Kalau emang terbukti betul kartunya itu, mas bisa beli satu set terus jual itu kartunya. Harga (jual) Rp 400 ribu pun nggak apa. Jadi mas kan juga dapat keuntungan," tuturnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta masyarakat tidak menggunakan Xtra Card atau kartu sakti. Kartu ini dijual di laman Facebook dengan manfaat bisa menghemat penggunaan daya listrik hingga bahan bakar minyak (BBM).

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Andy Noorsaman Sommeng juga menegaskan, kartu itu ilegal. (fdl/ara)
FOKUS BERITA Tipu-tipu Kartu Sakti
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed