Follow detikFinance
Jumat, 22 Jun 2018 18:21 WIB

Ketersediaan Premium di 276 SPBU Pertamina akan Dicek

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
SPBU Pertamina/Foto: Rachman Haryanto SPBU Pertamina/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) sudah melakukan pengecekan terhadap 295 dari 571 SPBU Pertamina yang menyalurkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium di Jawa, Madura, dan Bali. BPH akan melanjutkan pengecekan terhadap SPBU sisanya.

Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa menyebutkan, pihaknya akan melakukan pengecekan ketersediaan Premium di 276 SPBU Pertamina.

"Berdasarkan pengecekan kita di 295, tapi kan masih 571 minus 295 belum kita cek kan. Nah ini kita akan cek selama dua minggu ini," kata pria yang akrab disapa Ifan di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat (22/6/2018).


Dia mengatakan, jika di 276 SPBU lainnya tidak terdapat Premium maka akan diberikan sanksi. Sanksi yang diberikan misalnya penutupan SPBU sementara hingga tidak diperbolehkan lagi menyalurkan BBM.

"Peringatan sebulan, tertutup, nggak boleh menyalurkan. Makanya kita buat begitu kan semua begitu kan," ujar Ifan.


Pertamina menyebutkan pihaknya sudah menyalurkan Premium di 571 SPBU Jawa, Madura, dan Bali. Laporan tersebut sudah diterima BPH Migas dan akan dicek langsung ke lapangan.

"Kita terima dulu 571 itu pengakuan Pertamina sudah selesai, tapi yang dicek BPH 295," ujarnya. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed